Allégorie Citadine adalah film pendek berdurasi 21 menit yang disutradarai oleh Alice Rohrwacher dan seniman jalanan terkenal asal Prancis, JR. Dirilis pada tahun 2024, film ini merupakan interpretasi modern dari alegori gua Plato, yang menyimbolkan bagaimana manusia sering terjebak dalam persepsi terbatas terhadap realitas. Cerita berpusat pada seorang penari balet yang datang terlambat untuk audisi penting dan membawa serta anak laki-lakinya, Jay, yang berusia tujuh tahun. Saat audisi dimulai, Jay melarikan diri dan menjelajahi kota Paris dalam sebuah perjalanan yang puitis dan filosofis. Perjalanan Jay mencerminkan usaha manusia untuk melepaskan diri dari “rantai” yang mengikat cara pandang mereka terhadap dunia, serta pencarian akan kebenaran yang lebih dalam.
"Allégorie Citadine"
Allégorie Citadine adalah film pendek berdurasi 21 menit yang disutradarai oleh Alice Rohrwacher dan seniman jalanan terkenal asal Prancis, JR. Dirilis pada tahun 2024, film ini merupakan interpretasi modern dari alegori gua Plato, yang menyimbolkan bagaimana manusia sering terjebak dalam persepsi terbatas terhadap realitas. Cerita berpusat pada seorang penari balet yang datang terlambat untuk audisi penting dan membawa serta anak laki-lakinya, Jay, yang berusia tujuh tahun. Saat audisi dimulai, Jay melarikan diri dan menjelajahi kota Paris dalam sebuah perjalanan yang puitis dan filosofis. Perjalanan Jay mencerminkan usaha manusia untuk melepaskan diri dari “rantai” yang mengikat cara pandang mereka terhadap dunia, serta pencarian akan kebenaran yang lebih dalam.
Film ini menampilkan Lyna Khoudri sebagai sang ibu, dan Naïm El Kaldaoui sebagai Jay, serta turut menghadirkan Leos Carax sebagai sutradara dalam cerita. Visualnya yang menawan didukung sinematografi dari Daria D’Antonio, dan musik atmosferik garapan Thomas Bangalter, mantan anggota Daft Punk. Koreografi oleh Damien Jalet dan efek visual dari MPC (Moving Picture Company) Paris turut memperkuat daya magis film ini. Allégorie Citadine pertama kali ditayangkan di Festival Film Venesia ked-81 pada 1 September 2024, lalu disebarkan secara luas melalui platform Festival Scope secara gratis.
"Scène dans Allégorie Citadine"
Sebagai proyek kolaboratif antara dunia seni dan sinema, film ini juga terhubung dengan proyek seni “Chiroptera” yang dipresentasikan di façade Opéra de Paris. Melalui simbolisme dan kepekaan visual yang kuat, Allégorie Citadine mengajak penonton untuk mempertanyakan ulang realitas kota modern, kebebasan berpikir, dan bagaimana kita melihat dunia di sekitar kita. Film ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah refleksi kontemporer yang menggabungkan filsafat klasik, seni urban, dan kisah manusia yang sangat personal.
Comments
Post a Comment